Jadi Pertamina Tambah 7,8 Juta LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Imlek dan Ramadan – PT Pertamina (Persero) mengambil langkah strategis dengan menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 7,8 juta tabung menjelang periode libur panjang yang berdekatan dengan perayaan Imlek dan Ramadan. Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat yang biasanya meningkat signifikan saat momen hari besar keagamaan dan libur nasional.
Lonjakan permintaan LPG subsidi umumnya dipicu oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga, usaha kuliner, serta sektor UMKM yang memanfaatkan momen liburan sebagai peluang usaha. Tanpa intervensi distribusi tambahan, potensi kelangkaan dapat terjadi di sejumlah daerah.
Alasan Lonjakan Permintaan Saat Musim Liburan Pertamina Tambah 7,8 Juta
Pertamina Tambah 7,8 Juta LPG 3 kg cenderung melonjak karena beberapa faktor utama. Pertama, tradisi memasak dalam jumlah besar menjelang perayaan. Kedua, meningkatnya kegiatan ekonomi informal seperti pedagang makanan musiman. Ketiga, mobilitas masyarakat yang tinggi memicu konsumsi energi rumah tangga di berbagai wilayah.
Selain itu, perayaan Imlek dan Ramadan sering berdekatan dengan periode libur panjang nasional. Kondisi ini menyebabkan distribusi logistik harus dipersiapkan lebih matang agar pasokan energi rumah tangga tetap stabil.
Strategi Distribusi Tambahan oleh Pertamina
Untuk memastikan ketersediaan LPG tetap aman, Pertamina mengoptimalkan jaringan distribusi melalui agen dan pangkalan resmi. Tambahan 7,8 juta tabung ini disalurkan secara bertahap ke berbagai wilayah dengan prioritas daerah berpotensi mengalami lonjakan konsumsi tertinggi.
Langkah ini juga melibatkan pemantauan stok harian serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait. Tujuannya adalah menjaga stabilitas distribusi sekaligus mencegah praktik penimbunan atau penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET).
Dampak Positif bagi Masyarakat dan UMKM
Penambahan pasokan LPG bersubsidi membawa dampak positif langsung bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi target utama program ini. Dengan stok yang mencukupi, masyarakat tidak perlu khawatir mengalami kesulitan memperoleh gas untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Bagi pelaku UMKM, ketersediaan LPG yang stabil sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha. Banyak pedagang makanan kecil bergantung pada LPG 3 kg sebagai sumber energi utama karena harganya lebih terjangkau dibandingkan tabung non-subsidi.
Imbauan Penggunaan Tepat Sasaran
Meski pasokan ditambah, Pertamina tetap mengingatkan masyarakat agar penggunaan LPG 3 kg dilakukan sesuai peruntukannya. Tabung subsidi ini diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu, usaha mikro, nelayan, dan petani kecil.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat Tuna55 mampu untuk menggunakan LPG nonsubsidi agar distribusi energi lebih adil. Kesadaran kolektif ini dinilai penting untuk memastikan program subsidi benar-benar dirasakan kelompok yang membutuhkan.
Dengan tambahan jutaan tabung LPG menjelang periode libur panjang, diharapkan stabilitas pasokan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lancar tanpa kendala energi. Langkah antisipatif ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya pada momentum penting yang identik dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.