Komisaris TAPG Beli 1,05 Juta Saham, Segini Nilainya – Komisaris PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), Tjandra Karya Hermanto, kembali menambah kepemilikan saham di perusahaan perkebunan tersebut pada Februari 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, transaksi dilakukan sebagai langkah investasi pribadi dengan status kepemilikan langsung.
Langkah insider buying seperti ini biasanya menjadi sorotan pelaku pasar karena sering dianggap sebagai sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek perusahaan. Aksi pembelian oleh pejabat internal sering dipantau investor karena menunjukkan keyakinan terhadap valuasi saham saat ini.
Detail Pembelian Saham Komisaris TAPG
Transaksi pembelian dilakukan pada 12 Februari 2026 dengan jumlah 1.056.100 saham Komisaris TAPG di harga Rp1.490 per saham.
Perhitungan Nilai Transaksi
Jika dihitung:
Jumlah saham: 1.056.100
Harga per saham: Rp1.490
Total nilai pembelian ≈ Rp1,57 miliar.
Nilai tersebut menunjukkan komitmen dana yang cukup besar untuk pembelian di pasar, terutama karena dilakukan oleh komisaris aktif perusahaan.
Perubahan Kepemilikan Saham
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Tjandra meningkat menjadi:
49.500.000 saham atau sekitar 0,249% kepemilikan.
Sebelumnya ia memiliki:
48.443.900 saham atau sekitar 0,244%.
Kenaikan porsi kepemilikan ini relatif kecil secara persentase, tetapi penting secara simbolik karena menunjukkan konsistensi akumulasi saham oleh orang dalam perusahaan.
Pergerakan Harga Saham TAPG
Menariknya, transaksi dilakukan saat harga saham tidak sedang berada di puncak. Pada penutupan perdagangan 13 Februari 2026, saham TAPG ditutup turun 2,03% ke Rp1.445 per saham setelah dibuka di level Rp1.475.
Kondisi tersebut mengindikasikan pembelian dilakukan di tengah koreksi harga, strategi yang lazim dilakukan investor institusi atau insider ketika menilai harga pasar berada di bawah nilai fundamental.
Analisis Makna Aksi Insider Buying
- Sinyal Kepercayaan Manajemen
Pembelian saham oleh komisaris biasanya diartikan sebagai sinyal positif karena pihak internal memiliki akses informasi lebih mendalam tentang kondisi perusahaan. - Indikasi Valuasi Menarik
Harga beli Rp1.490 menunjukkan bahwa pembeli menilai level tersebut masih menarik untuk investasi jangka panjang. - Faktor Psikologis Pasar
Investor ritel sering menjadikan aksi insider buying sebagai indikator sentimen bullish, meski tetap harus dianalisis bersama faktor fundamental lain.
Profil Singkat Emiten TAPG
PT Triputra Agro Persada Tbk adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan karet milik Grup Triputra yang memproduksi minyak sawit mentah dan turunannya untuk pasar domestik maupun ekspor.
Perusahaan ini melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2021 dengan harga IPO Rp200 per saham dan sejak itu sempat mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa periode perdagangan.
Aksi pembelian 1,05 juta saham TAPG senilai sekitar Rp1,57 miliar oleh komisaris Tjandra Karya Hermanto menjadi sinyal penting bagi pasar. Selain menambah kepemilikan pribadi, langkah ini mencerminkan keyakinan terhadap prospek perusahaan di tengah dinamika harga saham.
Bagi investor, transaksi insider seperti ini dapat menjadi indikator tambahan dalam analisis investasi, namun tetap perlu dipadukan dengan analisis fundamental, kondisi industri, dan tren pasar secara keseluruhan https://npcdesy.com/.