Trump Ancam Hentikan Pembukaan Jembatan Kanada–AS, Ini Sebabnya – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan Kanada setelah mengancam akan menghentikan pembukaan jembatan baru yang menghubungkan kedua negara. Ancaman tersebut disampaikan pada awal Februari 2026 dan langsung menimbulkan perhatian luas karena proyek infrastruktur itu telah lama dinantikan sebagai jalur perdagangan penting di Amerika Utara.
Trump Ancam Hentikan Jembatan yang dimaksud diyakini merujuk pada Gordie Howe International Bridge, yang menghubungkan Detroit, Michigan, dengan Windsor, Ontario. Proyek bernilai miliaran dolar ini dirancang untuk memperlancar arus logistik serta mengurangi kepadatan lalu lintas truk di perbatasan kedua negara.
Ancaman Trump dinilai sebagai bagian dari perselisihan dagang yang kembali memanas antara Washington dan Ottawa. Hubungan kedua negara memang mengalami ketegangan sejak awal masa jabatan keduanya, terutama terkait kebijakan perdagangan dan tarif impor.
Alasan Trump Ancam Hentikan: Kompensasi dan Kepemilikan
Trump menyatakan bahwa pembukaan jembatan tidak akan diizinkan sebelum Amerika Serikat “mendapat kompensasi penuh” atas apa yang ia klaim telah diberikan kepada Kanada. Ia juga menuntut agar Kanada memperlakukan AS dengan “keadilan dan rasa hormat” dalam hubungan ekonomi.
Selain itu, Trump mengusulkan agar Amerika Serikat memiliki setidaknya separuh kepemilikan atas infrastruktur tersebut. Menurutnya, potensi pendapatan dari jalur perdagangan yang terhubung dengan pasar AS sangat besar sehingga Washington seharusnya memperoleh manfaat yang lebih signifikan.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kritik Trump terhadap fakta bahwa proyek jembatan sebagian besar didanai dan dikelola oleh pemerintah Kanada. Ia juga menuding pembangunan dilakukan tanpa keterlibatan produk Amerika secara signifikan.
Dipicu Perselisihan Dagang yang Lebih Luas
Ancaman penghentian pembukaan jembatan tidak berdiri sendiri. Trump juga sebelumnya mengkritik langkah Kanada yang menjajaki kerja sama perdagangan dengan China, bahkan mengancam penerapan tarif tinggi sebagai respons.
Sejumlah kebijakan dan pernyataan keras tersebut menunjukkan adanya persaingan kepentingan ekonomi yang semakin tajam antara kedua negara. Ketegangan ini terjadi menjelang pembahasan ulang perjanjian perdagangan kawasan Amerika Utara, yang membuat isu tarif dan kepemilikan aset strategis menjadi semakin sensitif.
Dampak yang Dikhawatirkan
Para pejabat dan pengamat memperingatkan bahwa jika proyek jembatan benar-benar tertunda atau dibatalkan, dampaknya bisa besar terhadap rantai pasok dan aktivitas bisnis lintas perbatasan Tuna55. Infrastruktur tersebut diperkirakan mampu memangkas waktu penyeberangan serta menekan biaya logistik dalam jangka panjang.
Di sisi lain, langkah Trump juga menuai kritik dari politisi dan pelaku industri karena dinilai berpotensi merugikan perekonomian kawasan Great Lakes yang sangat bergantung pada perdagangan darat antara AS dan Kanada.
Ancaman Trump untuk menghentikan pembukaan jembatan Kanada–AS mencerminkan meningkatnya tensi hubungan ekonomi antara dua mitra dagang utama tersebut. Alasan yang dikemukakan berkisar pada tuntutan kompensasi, kepemilikan, serta ketidakpuasan terhadap kebijakan perdagangan Kanada. Meski belum tentu benar-benar diwujudkan, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proyek infrastruktur strategis pun dapat menjadi alat tekanan dalam negosiasi geopolitik dan ekonomi di kawasan Amerika Utar